Dijual Rumah SHM Jl Karangrejo 4/27 Surabaya

ukuran 5 x 30 M. Informasi hubungi : 0352-46-1100

Question of the day:

“What is the difference between BPM and BPR”

Short Explanation:

Even though both of them have many similarities in terms of Business Process, both terminologies have different meaning in implementation.

Business Process Reengineering (BPR)

Basically BPR is a “radical approach” to current business process system. The idea is removing all unnecessary process flow in the business process and is replacing it with the better one at one time.

Business Process Management (BPM)

Instead of removing and replacing all unnecessary business process at one time, BPM uses softer approach by continually improving existing business process.

BPM is about maintaining daily operations while BPR is about breaking day to day operations and making a new enhance version.  You may use BPR if you start a new business because it can result in better leverage of available resources and improved performance level.

BPM is about to manage performance of existing process while BPR is improving performance that are : cost, quality, speed etc.

BPR is suitable to be employed in the design phase to adapt change and to support new strategic objectives such as new organization and new operation model. While BPM is just a continuous improvement of management.

Even though both BPM and BPR have similar objectives that is to optimize effectiveness and efficiency in doing business, they should be treated distinctly.

Hmz… sebenarnya thread ini ditujukan kepada seorang kawan indonesia yang hendak melanjutkan studi ke Pusan National University. Mungkin agak telat untuk menuliskan semua ini, mengingat saya sudah hampir dua tahun tinggal di Korea, tapi daripada tidak sama sekali, ya lebih baik ditulis.. heheheh

Singkat kata ini list yang kira kira dibutuhkan :

  1. Paspor dan urusan surat menyurat.
  2. Obat obatan pribadi
  3. Baju secukupnya
  4. Makanan Indonesia secukupnya (baca: abon)
  5. Uang Korea secukupnya (Won)
  6. Kamus percakapan sederhana

Jika ada tambahan, silakan di commentūüôā

1. Passport dan surat menyurat

Paspor ini sangat penting karena berfungsi sebagai identitas. Tanpa paspor, anda akan kesulitan membuat Alien cArd, membuka rekening di bank, dan mengurus hape di Korea. Oleh sebab itu, perlulah kiranya bagi kita untuk menjaga paspor kita dalam kondisi yang aman selama berpergian. Selama perjalanan dari Surabaya ke Busan, saya  meletakkan paspor saya di map plastik bening yang berkunci dan memasukkannya di tas yang selalu saya bawa (tidak dimasukkan ke bagasi).

Tiap orang bisa berbeda. Anda bisa menggunakan kantongan saku ala jamaah haji untuk menyimpan passpor anda. Ini juga cara yang relatif aman.

2. Obat obatan pribadi

Obat obatan pribadi ini juga sangat penting, karena beberapa kawan indonesia tidak cocok dengan obat Korea. Ini mungkin beberapa list obat yang bisa dibawa

  • Obat influenza
  • Couterpain
  • Minyak telon
  • Obat asma
  • MInyak kayu putih
  • Balsem
  • Obat diare

3. Baju secukupnya

Saya tidak menyarankan untuk membawa baju banyak. Kalaulah ada baju yang perlu dibawa ya paling batik sama jas dasi  lengkap. Batik dipakai untuk acara acara resmi yang melibatkan delegasi indonesia, misal festival masakan indonesia atau inernational day, sementara jas dasi lengkap dipakai untuk presentasi thesis atau menghadiri konferens internasional.

4. Makanan Indonesia.

Di hari hari awal di korea, ada beberapa teman yang merasa ‘shock lidah’ dengan makanan Korea, walaupun sebenarnya makanan korea cukup menyehatkan dan enak. Bagi teman teman yang merasa seperti ini, ada baiknyauntuk membawa makanan ‘umum’ dari indonesia seperti abon atau dendeng sapi.

5.  Uang Korea (won)

Sebenarnya yang ini cukup optional. Tidak adapun tidak ada masalah. Tapi aklau ada lebih baik. Jika anda turun di bandara Incheon atau Gimhae, akan ada tempat penukrana uang. Tapi tentu saja dengan kurs yang ‘disesuaikan’

6.Kamus percakapan sederhana

Ada baiknya jika kita mengerti beberapa ekspresi sederhana dalam bahasa Korea. Semisal : “dimana toilet” atau “restorannya dimana”. Ini penting karena orang korea¬† lebih suka menggunakan bahasa korea daripada menggunakan bahasa inggris untuk percakapan sehari hari, bahkan dengan orang asing sekalipun.

hmz.. mungkin cukup itu dulu, jika ada tambahan atau saran, bisa ditambahakan di sesi komentar.

Kalau sedang memakai ubuntu, terus ingin memakai tomcat servlet container, saya sarankan untuk tidak pake yang di repository, karena sering gak stabil. Lebih baik kita pake versi yang di download dari apache.org dan mengkonfigurasinya secara manual .

Sebelum kita menginstall tomcat, pastikan anda juga telah menginstall Java. Dalam tutorial ini saya berpikir anda telah menginstal java terlebih dahulu. Jika kurang yakin anda bisa mengecek lewat perintah “dpkg” seperti dibawah ini


dpkg ‚Äďget-selections | grep sun-java

kalau memang komputer anda sudah terinstall java, maka akan tampil tampilan berikut ini:

sun-java6-bin install
sun-java6-jdk install
sun-java6-jre install

Jika tidak ada hasilnya maka lebih baik anda menginstall versi terbaru, lewat repository. Ketik perintah ini:

sudo apt-get install sun-java6-jdk

Installation

Sekarang download Tomcat dari situs apache. saya menggunakan versi yang ini, jika ada versi yang berbeda [lebih baru maksudnya] anda bisa sesuaikan.

wget http://apache.hoxt.com/tomcat/tomcat-6/v6.0.14/bin/apache-tomcat-6.0.14.tar.gz

tar xvzf apache-tomcat-6.0.14.tar.gz

Menurut saya yang terbaik adalah memindah folder tomcat ke lokasi yang permanen. Untuk itu saya memilih /usr/local/tomcat. Tapi ini tidak wajib anda bisa memilih lokasi yang lain sesuai keinginan

sudo mv apache-tomcat-6.0.14 /usr/local/tomcat

Tomcat membutuhkan untuk setting variabel JAVA_HOME. Salah satu jalan terbaik adalah mensetnya di file .bashrc. Anda juga boleh mengedit JAVA_HOME di file startup.sh [bisa ditemui di folder /usr/local/tomcat/bin]

Disini saya memilih untuk set di file .bashrc. Setelah itu anda harus keluar dari shell untuk membuat JAVA_HOME dikenali oleh Ubuntu.

vi ~/.bashrc

di dalam .bashrc, tambahkan line berikut :

export JAVA_HOME=/usr/lib/jvm/java-6-sun

setelah itu masuk ke folder /usr/local/tomcat/bin lalu ketikkan perintah berikut :

sudo chmod 755 *.sh

setelah itu anda bisa menjalankan tomcat dengan mengetikkan startup di folder /usr/local/tomcat/bin

Automatic Starting

Untuk membuat tomcat secara otomatis hidup ketika komputer dijalankan, anda perlu menambahkan script berikut ini :

sudo vi /etc/init.d/tomcat

Lalu copy paste baris berikut ini:

# Tomcat auto-start
#
# description: Auto-starts tomcat
# processname: tomcat
# pidfile: /var/run/tomcat.pid

export JAVA_HOME=/usr/lib/jvm/java-6-sun

case $1 in
start)
sh /usr/local/tomcat/bin/startup.sh
;;
stop)
sh /usr/local/tomcat/bin/shutdown.sh
;;
restart)
sh /usr/local/tomcat/bin/shutdown.sh
sh /usr/local/tomcat/bin/startup.sh
;;
esac
exit 0

Kemudian anda membutuhkan script berikut ini supaya bisa di eksekusi sebagai service

sudo chmod 755 /etc/init.d/tomcat

Sekarang tomcat telah sepenuhnya terinstall dan bisa digunakan

Di korea itu kerja “cepat” adalah nampaknya adalah kultur yang dikenalkan sejak kecil. Adverb ŽĻ®Ž¶¨ ŽĻ®Ž¶¨ (pal-li pal-li) yang arti harfiahnya “ayo lekas lekas”, sering terdengar dimana-mana. Di subway, pasar, sekolah, supermarket, universitas dan setiap sudut jalan di seoul.

Anak muda korea

Anak muda korea


itulah sebabnya kenapa orang di korea ketika berjalan, berjalan sangat cepat. Tidak peduli muda, yang tua juga berjalan sangat cepat. Satu waktu, bersama pak taufik (dosen UIN Jogja), saya pernah pulang dari terawih di KBRI Seoul. Kebetulan karena gak tahu nomor bus ke subway akhirnya kita milih untuk berjalan. Saat lewat jembatan, kita dua kali di “salip” orang tua. Satu sudah sangat tua, perempuan usianya sekitar 70 tahun. Dan satu paruh baya … usanya sekitar 55 tahunan. Keduanya nampak masih energik. Padahal kalau dilihat sepintas dari pakaiannya sih, pasti bukan orang kaya apalagi orang yang berpendidikan. Dan mereka juga tidak dalam kondisi lari. Mereka jalan! … sama dengan kita yang juga jalan… tapi kecepatan jalannya memang berbeda…..:((

Orang tua korea cukup “sadis” dalam mengenalkan budaya cepat ke anaknya. Satu waktu pernah lewat zebra cross di dekat sebuah sekolah dasar di Seoul. Berbeda dengan indonesia, zebra cross di korea itu diberi lampu merah. Hanya saja jangan seenaknya saja menerobos, karena selain jarak jalan antar zebra cross cukup jauh, bus yang seukuran 1.5 kali gajah sering sekali melintas dengan kecepatan tinggi. Menerobos berarti maut!

Waktu hijau lampu penyebrangan hanya 30 detik. Sangat singkat. Sementara waktu tunggu sampai hijau lagi bisa 5 menit. Ceritanya ini ada ibu muda yang mengantarkan anaknya ke sekolah. Dia lewat zebra cross. beberapa detik menuju merah lagi. Mepet! Anehnya si ibu malah memilih untuk menggandeng anaknya daripada menggendongnya. dan ibu itu mengajak anak kecilnya berlari. Pali pali!

Si anak, karena tidak bisa mengikuti kecepatan lari ibunya, ia terjatuh. Lalu si ibu hanya bilang, bangun!.. dan (tentu saja) kemudian mengajak berlari lagi. Tidak ada gendong. Tidak ada tangis dari anak karena jatuh. Dan kembali berlari. Pali pali.

Saya menduga, budaya kerja cepat ini disebabkan karena iklim korea yang sangat keras. Dimusim dingin seperti sekarang… waktu blog ini ditulis… suhu bisa mencapai minus 12 derajad celsius. Lebih ekstrim lagi katanya pernah minus 20 derajad celsius. Sebagai perbandingan kota tokyo, jarang sekali menginjak angka 0 di musim dingin. Suhu rata rata di Tokyo di musim dingin hanya berkisar 5-13 derajad celsius. Hanya pulau HOkaido di utara , Hokaido, yang suhunya sama seperti Seoul. Selebihnya lebih hangat. Udara dingin memaksa orang untuk tidak berlama lama di luar. Jika ada keperluan di luar, maka harus dilakukan dengan cepat atau akan mati kedinginan.

Budaya ini terus terang sangat positif dan relevan untuk ditarapkan. Yang penting cepat. sungguh bertolak belakang dari pribahasa indonesia, biar lambat asal selamat. hehhehe

hmz…. btw.. pribahasa biar lambat asal selamat ini asalnya dari mana ya ? hehhehehe

Akhirnya bertahun baru juga di Kota Seoul, pertama kalinya tahun baru di negeri orang. Gak kebayang tahun ini bisa juga ke sini. Tahun baru ini memang dinginnya luar biasa. Sebelum berangkat sempat ketar ketir begitu lihat suhu bakal -7 derajad di jam 12 malam dan mendekati -9 derajad jam 3 malam. Tapi karena niat melihat “langsung” kehidupan korea, ya akhirnya berangkat juga.
im0007781

Kita berangkat jam 9 malam dari international house. Hitungannya 1 jam perjalanan di subway dan 2 jam untuk jalan jalan cari letak dimana lokasinya akan diadakan. Maklum orang baru, jadi was was juga kalau kesasar.  Bersama Pak Taufik (dosen UIN Jogja) dan Shumba (dari Zimbabwe), akhirnya kita berangkat.. Tujuannya jelas : Sinchong atau Seoul City Hall.
im000825im000833
City hall adalah “alun alun” kota Seoul. Disini beberapa pusat perkantoran didirikan. Karena city hall cukup luas, maka butuh waktu juga untuk cari tahu dimana “pusat kembang api” akan diadakan. Setelah berjalan dan bertanya tanya dengan bahasa tarzan, akhirnya ketemu juga dimana “pusat” perayaannya.

Pusat perayaannya dilakukan di Jongno. Salah satu daerah tua di Seoul. Konon daerah ini sudah ada sejak zaman Dinasti Sejong. Perayaan ini memang dilakukan ditempat itu saban tahun dengan mengundang para artis korea.

Di daerah itu juga ada Jongno Tower, markas besar Samsung, salah satu perusahaan korea yang menguasai pasar elektronik dunia. Menurut wikipedia penghasilan Samsung saja selama satu tahun sebanding dengan GDP pemerintah Malaysia dalam satu tahun(1). Padahal Korea masih memiliki beberapa perusahaan “kuat” dunia seperti Hyundai, Kumho Asiana, Lotte, LG, SK Group, POSCO dsb.

Jadi tidak heran kalau acara tahun baru di korea juga dimaknai sebagai “pamer supremasi ekonomi” ke dunia. Oleh sebab itu Presiden Korea selalu menyempatkan diri datang ke sana.

Karena ada Presiden datang, rupanya ada juga demostrasi yaang memanfaatkan acara ini. Konon isunya karena presiden korea Lee Myung Bak mulai mengekang kebebasan pers. Ya karena datang itu lah akhirnya banyak juga polisi yang disiagakan dijalan jalan
im000813im000828

Sepanduk pun berserakan di jalan jalan. menanti orang untuk “mengambil bagian”

im000830

Menjelang jam 12 malam orang orang mulai berdesak desakan. Mencari posisi yang pas merayakan tahun baru. Pas jam 12 malam, ada sirene tahun baru dibunyikan. Kembang api dinyalakan. Suara sorak sorak manusia terdengar dimana mana. Rupanya kembang api tidak hanya disediakan oleh pemerintah. Beberapa pengunjung ternyata juga “berswadaya” membawa kembang api sendiri.
im000820

Karena membawa kembang api sendiri inilah yang membuat badan risih. Gimana gak risih, apinya itu “bertebaran” ketika petasan dinyalakan. Beberapa percikan api sempat kena badan juga. Panas !

Bebarapa pasangan juga memanfaatkan ajang tahun baru untuk “mencium” pasangannya. Mungkin ingin menujukkan tanda cinta ditahun yang baru. Halah. Klise. Tapi kenyataaanya sih gitu. Coba dilihat baik baik gambar ini. Coba lihat backgroundnya. Ada apa? betul ada dua orang manusia yang sedang berciuman

smile at me

Bahkan sampai beberapa saat setelah itu.. ada juga pasangan yang tetap berciuman. Gak sadar kalau ada kamera yang “mendekat” hahaha

im000839im000840

Karena dingin yang begitu kuat akhirnya kita memutuskan untuk pulang jam 00.30 malam. Maklum suhu sudah mulai masuk -8 dan sudah mulai membuat kaki ingin di “panaskan”. Mungkin tahun depan bisa lihat perayaan tahun baru dengan “lebih baik”

I will show you how to install skype in Linux Ubuntu 8.04.
First of All, make sure that you are connected to the trusted repository.
Mine was http://ftp.ecc.u-tokyo.ac.jp, you can pick the best repository that closest to you.

Don’t know where the best repository is?

You may use “synaptic sources” to help you finding the best repository. It can be accessed through System – Admnistration – Synaptic Sources

Make sure that you have no skype installed in your computer. If it is so, you have to uninstall it first

$ sudo apt-get remove skype

open the command line, type this

$ sudo apt-get install libqt4-core libqt4-gui libqtcore4 libqt4-network libqt4-script libqt4-xml libqt4-dbus libqt4-test libqt4-gui libqtgui4 libqt4-svg libqt4-opengl libqt4-designer libqt4-assistant libaudio2 qt4-qtconfig libqt4-qt3support libqt4-sql

and then.

$ sudo apt-get install skype

Problem With Audio Playback
When I wanna called my buddies, this message appeared
“‚ÄúProblem with Audio Playback‚Äú.”

This is problem with my microphone. so I tried this solution and it worked
Open your commmand line, and type this :
$ killall pulseaudio
$ sudo apt-get remove pulseaudio
$ sudo apt-get install esound
$ sudo rm /etc/X11/Xsession.d/70pulseaudio

Can’t hear your own voice?
In case that you cannot “speak” and only listening to your partner, perhaps the problem is you haven’t configure your microphone yet.

open your command line and type this
$ alsamixer
and you will see this :
alsamixer

turn up the “mic boos” into 100 %. And now try to use skype once again, hope it works