일요일, 2008 년 11월 24 일 맑음

오늘은 제 친구가 이름은 누누드 씨, 암 때문에 죽었다. 누누드 씨의 가족이 슬플 것 같았다. 누누드 씨는 대학 강사 였다. 그 사람은 재미있고 똑똑했다.

내가 누누드 씨를 3 달전에 만났다. 나는 한국에서 공부하기 시작하는데 누누드 씨도 일본에서 공부하기 시작했다. 우리는 그 시간이 행복했다. 누누드 씨가 아주 건강했다. 누누드 씨의 병은 아무도 생각했다. 누누드 씨의 병 아무도 생각하지 못했다.

누누드 씨가 일본에서 2 달만 살고 인도네시아 에 가고싶었다. 어제까지 누누드 씨는 웃었다. 하지만 지금은 다르다.

시간이 끝났다. 아무것도 할 수 없어요.

누누드 씨, 안녕히 가세요. 천국에 가실거예여.

Membuka kembali friendster dan Facebook membuat saya bergidik… segalanya telah berubah

yang dulu belum nikah… sekarang nikah
yang dulu belum kerja… sekarang kerja

Beberapa teman “sepermainan” semasa SMA dulu kini sudah banyak yang jadi orang. Kadang sulit dipercaya, sesuatu yang gak kebayang waktu zaman SMA dulu..

ada yang jadi ….  pengacaranya United Nations,
ada yang jadi …. researcher di Tokyo University, yang konon Universitas nomor 1 di Asia
ada yang jadi …. sukses sbg wirausahawan kebab (babarafi)
ada yang jadi …. developer blue-ray-nya Samsung,
ada yang jadi …. dosen baik dalam maupun luar negeri
ada yang jadi …. wartawannya detik.com
ada yang jadi …. karyawan Pertamina, Semen Gresik, BRI, BNI, Mandiri, Indosat, Telkom
tapi ada yang …. jadi “pegawai negeri biasa”…. DEPKEU, Deperin,DEPLU, Depdagri, dsb

kalau dilihat dari lokasi tempat tinggalnya juga sama-sama “mengerikannya”

Makau, Tokyo, Den Haag, Hongkong,
Singapore, Johor, Seoul, Kobe,
Stuttgart, Delft, Twente, Dubai

Padahal dulu, masih sering bareng untuk banyak hal : main sepakbola, praktikum dilab, jadi pelarian dari lapangan upacara gara gara gak bawa topi (hehehe), latihan merpati putih , makan di kelas

PEOPLE CHANGED !

Tapi ada satu kawan yang membuat aku kaget….

Dia adalah kawan, yang “sangat tidak berpotensi”. Jauh dari cerdas dan penuh inisiatif. Kemampuan coding yang dibanggakan dari banyak lulusan departemen IT tidak dia miliki. Kemampuan komunikasi pun juga dibawah rata rata. Bahkan hingga 1 tahun kelulusan kita dari PTN, dia tidak juga dapat perkerjaan yang “jelas”. Memilih berwirausaha pun tidak. Singkat kata… tidak ada satu pun yang bisa diharapkan dari dia. Kecuali satu…. KETULUSAN.

Kawan ini sangat tulus. Dia ini gak pernah menyimpan hidden agenda. Tanpa tendensi. Polos. Jauh dari kata “ambisius, licik dan ingin mengalahkan”. Ketika dia bekerja di lembaga konsultan, dengan gaji dibawah rata rata, dia menjalankan dengan sungguh sungguh. Patut diberi apresiasi. Wajar banyak orang suka dengan dia. Barangkali dari sana ada doa orang yang “nyantol di langit”.

Kini dia bekerja di PERTAMINA

Dari kisah ini saya belajar:


a. Tidak pernah ada orang yang sama dalam kurun waktu berbeda
sekarang——————> nanti
sifat baik ——————> sifat jelek
pemalas ——————> pekerja keras
sukses ——————> gagal
rendah hati ——————> sombong
pecundang ——————> winner

b. Ketika merasa kita lebih tinggi daripada orang lain….. jangan jangan kita sedang “”lari kebelakang” (mengalami kemunduran)

c. Harus tetap fokus bekerja 5 “as”
– ker”as”
– cerd”as”
– pant’as”
– tunt”as”
– ikhl”as”

Saya punya beberapa alamat email. Satu email adalah email resmi, satu email untuk chatting (ym), satu email untuk junk, satu email untuk milis java, satu email untuk milis linux, dan entah berapa email lagi untuk kepentingan sesaat yang tidak perlu :d.

Awalnya sih hanya punya satu email : mbah_poleng di yahoo.com. Email ini tetap dipakai sampai sekarang untuk id ym.

Pun demikian, tidak pernah email ini jadi email resmi. Satu karena namanya dekat dekat aliran klenik (poleng berarti kain hitam putih yang diikatkan di benda yang dianggap keramat di bali. Bendanya bisa berupa patung atau pohon besar). Kedua email ini sudah terlalu banyak junk yang masuk. Spam dimana mana. jadi kadang kala sulit untuk membedakan mana email “bener” dan mana yang “gak bener”.

Spam

Spams suck

Dulu waktu masih semester semester awal, sering cari crack software kemana mana. Masih cupu. Waktu ditanya email, selalu saya berikan yang mbah_poleng itu. Tanpa pernah mempertimbangkan bahwa email itu akan dipake untuk spam aku dikemudian hari. Sekarang aku bisa lihat hasilnya. Tiap hari selalu saja iklan, mulai dari viagra, cialis, money laundering, hingga bisnis properti. Aduuuh

Selanjutnya..

Karena banyak teman yang tahu, akhirnya saya diundang ikut banyak website social networking. Mulai friendster, facebook, hi5, flicker, tagged, hingga liveconnector yang asli produksi indonesia. Karena gak pernah mau approve, mulai dech sering dibom email “alarm” undangan. Benci!

Karena kebutuhan proyek dan relasi, termasuk didalamnya untuk social networking, maka saya (terpaksa) membuat email baru. bom [et] linuxmail.org. Ini email emang untuk (yang menerima) spam. Email ini dibuka (hanya) ketika registrasi username situs baru. Waktu dibuka, Isinya serem pol. Mulai dari iklan viagra hingga layanan seks bebas. Hah, emang gw cowok apaan.

Belum lagi dari yang social networking site. Dari friendster saja, bisa terima lebih dari 10 email sehari. Apa gak gila?

Waktu aku mulai melamar pekerjaan. Aku mulai berfikir bikin email yang agak resmi. arif[titik]wibisono [et]yahoo[dot]com. Dengan email ini aku sempat diwawancara. Setelah bekerja, aku gunakan email (juga) untuk melamar beberapa beasiswa dan sekolah luar negeri. Dan alhamdulillah sukses. Singkat kata email ini emang well managed banget lah.

tapi… uh .. uh…

Beberapa teman yang tahu alamat email ini mulai mendaftarkan ku sebagai kawan mereka di situs (lagi-lagi) social networking. Sebel sebel sebel. Gimana gak sebel, wong alarm nya itu lho. SEhari bisa banyak.

Aku mulai berfikir, apa gak sebaiknya kita kalau beri email juga perlu menambahi status email:

“TIDAK UNTUK DIPUBLIKASIKAN”

“BUKAN UNTUK SOCIAL NETWORKING SITE”

“KHUSUS SPAM”

atau kalau mau pake bahasa yang lebih “terbuka”

EMAILKU ITU RAHASIA …. GOBLOK!

hehehehehehhehehehehehheh

Netbeans adalah editor Java favorit, setelah JCreator. Berbeda dengan JCreator yang komersial, netbeans dapat didownload secara gratis. Hanya saja netbeans kelewat lengkap fiturnya, sehingga seringkali berat di komputer, maklum distribusi netbeans biasanya juga menyertakan Jdk, tomcat, cvs, ant, dsb.

Untuk aplikasi skala kecil, biasanya saya lebih memilih JCreator, sementara untuk aplikasi yang agak kompleks, misalnya untuk pengembangan web, agaknya Netbeans jadi pilihan utama.

Nah karena kebetulan sekarang lagi migrasi ke Linux, dan karena JCreator gak ada di LInux, maka mau tidak mau harus berpindah dech ke netbeans.

Instalasi Java

Kita harus menginstall Java terlebih dahulu sebelum menginstall Netbeans.
Nah karena ada di its, maka saya memanfaatkan repostorynya inheren, hehehehhehe

#sudo apt-get install sun-java6-jdk

gampang khan….

Setting Java_Home

nah langkah berikutnya adalah set Java_Home
pertama buka /etc/profile
#sudo vim /etc/profile
lalu tambahkan baris berikut ini dalam file tersebut
export JAVA_HOME="/usr/lib/jvm/java-6-sun-1.6.0.03/jre"
export JDK_HOME="/usr/lib/jvm/java-6-sun-1.6.0.03"

untuk mengecek apakah JAVA_HOME sudah diset, kita bisa cek lewat konsole

# echo $JAVA_HOME

kalau nanti ada pengembalian /usr/lib/jvm/java-6-sun-1.6.0.03/jre . maka sukses

Instalasi Netbeans

Langkah berikutnya adalah melakukan instalasi netbeans dalam aplikasi kita

#sudo apt-get install netbeans5.5

yup.. sudah selesai….?
belum, ternyata setelah dicoba di lapangan [wakz.. di lapangan :d ] ternyata di dot gak keluar isinya method… waduw…

setelah trace sana trace sini, akhirnya ditemukan masalahnya. heheheh.. harus install netbeans -doc dulu

# sudo apt-get install netbeans5.5-doc

snapshot3.png

Semua harus punya nama….

Tidak terkecuali komputer anda. Jika komputer anda ada dalam sebuah lab yang dipenuhi oleh banyak komputer, maka komputer anda harus memiliki “nama”.

Mengapa?

Semisal anda punya film bagus, dan anda ingin membaginya dengan kawan anda. Bagaimana anda membaginya?

pake flashdisk?

ya boleh lah..tapi tentu tidak dianjurkan kalau ukuran file-nya besar

mungkin solusi yang lebih baik jika anda “membuka akses” komputer anda untuk kawan anda. Tentu saja kawan anda mau tidak mau harus tahu “nama” komputer anda.

Berbeda dengan dunia nyata, dimana nama ditulis dalam huruf, IP komputer ditulis dalam angka. katakan dalam diskusi kita, komputer diberi nama 10.126.10.119

Set IP Komputer di LInux

Ujicoba : Linux Ubuntu 7.10
Komputer spek: standar

Pertama buka dan edit file berikut:

# sudo vim /etc/network/interfaces

lalu kita tambahkan baris berikut

auto eth0
iface eth0 inet static
address 10.126.10.119
netmask 255.255.255.0
gateway 10.126.10.1
network 10.126.10.0
broadcast 10.126.10.255

nah yang kemudian yang kita lakukan adalah merestart jaringan

#sudo /etc/init.d/networking restart

untuk mengecek apakah semua berjalan dengan baik, maka kita ketikkan perintah berikut di dalam konsole

# ifconfig

Jika berjalan dengan benar, maka tampilan berikut ini akan muncul

ifconfig sukses

Upz, Lupa set DNS niy

Hehehe, ternyata butuh sedikit waktu untuk mengingat kembali cara menset repository Ubuntu, maklum udah lama gak install ulang. Biasanya sih pake windows, dan tiba tiba ingin kembali ber-linux ria.

Hm, sekedar mengingat kembali…

Repository adalah kumpulan perangkat lunak yang bisa kita download secara gratis. Macam perangkat lunak bisa bervariasi mulai pengolah kata [open office] hingga pengolah image [gimp]

Berbeda di windows, yang serba mudah dalam instalasi, [seakan] gak butuh banyak komponen.

Instalasi di Linux yang asli sedikit rumit, karena untuk satu perangkat lunak saja bisa terdiri atas banyak komponen yang [seringkali] terpisah satu sama lain. Sehingga untuk menjalankan komponen A, katakan demikian kita butuh library A+ untuk diinstall terlebih dahulu. Nah kondisi ini disebut dependency

Kalau sudah kena dependency, waduh ….

malez trace satu satu….. hikz

But dont worry dependency ini bisa diatasi dengan memanfaatkan repository

misalkan kita akan menginstall firefox, maka kita tinggal panggil ajah

# sudo apt-get install firefox

maka otomatis firefox akan terinstall dengan sendirinya, gak BUTUH mikir DEPENDENCY.

SETTING REPOSITORY UBUNTU

Pertama yang dilakukan adalah set DNS. Jika anda menggunakan Ubuntu versi 7.10 seperti saya, anda tidak akan menemukan file ini. Jika perintah ini dilakukan, maka file dengan nama resolv. conf akan otomatis dibuat

# sudo vim /etc/resolv.conf

karena kebetulan saya ada di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Maka proxy saya set seperti dibawah ini.

domain proxy.its.ac.id
nameserver 202.46.129.80

setelah itu restart network dari konsole

# sudo /etc/init.d/networking restart

KONFIGURASI APT-GET

apt-get adalah “alat” untuk mendownload aplikasi yang baru dari sebuah repository.

edit file

# sudo vim /etc/apt/sources.list

tambahkan bagian ini [karena saya ambil di kambing.vlsm.org]

deb ftp://kambing.vlsm.org/ubuntu gutsy main multiverse restricted universe
deb ftp://kambing.vlsm.org/ubuntu gutsy-security main multiverse restricted universe
deb ftp://kambing.vlsm.org/ubuntu gutsy-backports main multiverse restricted universe
deb ftp://kambing.vlsm.org/ubuntu gutsy-updates main multiverse restricted universe

lalu cek dengan memberikan perintah
# sudo apt-get update

snapshot11.png

nah kalau tidak ada error, maka sukses. :)

life is only a deck of cards

Office politics, kesan pertama : bosen, mengerikan, penuh intrik dan tidak manusiawi. Kesan pertama yang normal menurut aku. Aku juga sering mikir kayak gini koq.

But any how, kita harus tahu bagaimana office politik itu berjalan. Aktor aktor apa saja yang terlibat disana. Karena kita gak bakal pernah bisa menghindar dari office politics. Dimanapun dan kapanpun kita berada

Tujuannya paham office politics jelas. Mengambil manfaat terbesar. bagi diri kita sendiri, dan mencegah kita “terjebak” dalam lingkaran setan. Serius !

saya pribadi melihat office politics itu seperti tumpukan kartu.

Ada AS, Joker, King, dan Queen, .

Masing masing punya sifat dan peran sendiri sendiri, so mari kita bahas:

AS

Orang yang bertipe kartu as memiliki sifat sifat:
a. Cenderung tidak bisa digantikan.
b. Sistem akan mandek jika orang ini tidak ada.

Kartu AS
orang yang “berkartu as” akan cenderung sulit diatur dan semau gue. Berbeda dengan karyawan biasa, atasan harus berhati hati jika hendak memecat orang berkartu as. Karena ancaman atas pengunduran kartu AS cukup jelas: Sistem Tidak berjalan. Perusahaan harus mencegah adanya kartu AS dalam sistem. Cara yang lebih efektif adalah “melemahkan” kartu AS dengan mendidik orang sebanyak mungkin untuk menguasai sistem tertentu. CAra lain misalnya dengan pendekatan emosional: sering mengajak makan, diskusi bareng , atau curhat keluarga. Sometimes mungkin terlihat konyol, but very effective lho. Intinya menguasai hati dari kartu AS, sehingga ia enggan untuk berpindah ke tempat lain.

Sementara jika anda, termasuk orang yang bertipe “berkartu AS”, saya mengingatkan karir anda akan cenderung sulit naik, karena tidak ada orang yang bisa menggantikan anda. Anda mungkin akan merasakan kenaikan gaji di tiap tahun [sebagai hasil bergaining gaji], tapi itu tidak akan mengangkat posisi anda ke bagian manajerial. So anda harus mencari pengganti anda atau backup anda di perusahaan.

KING

King adalah owner dari sistem.
Department: Manajer, Kepala Department
Perusahaan : Direktur
dsb

KIng adalah pemimpin tertinggi dari sebuah organisasi. King bisa berarti “super king” maksudnya: pemilik sistem keseluruhan (contoh: presiden – negara) tapi juga bisa berarti “local king” maksudnya: pemilik sistem local (contoh: lurah-kelurahan).

King punya sifat alami:

- TIDAK BOLEH DILAWAN

King mungkin adalah orang paling bodoh dalam organisasi. Paling tidak kompeten, atau mungkin paling tidak berbobot,

tapi selayaknya king, kita harus tetap menghormati dia dan tidak membantah perintahnya secara langsung. Pemberontakan seorang karyawan terhadap KING bisa berakibat fatal:
PEMECATAN atau PENGUCILAN


sekalipun bisa jadi, apa yang dikatakan oleh karyawan itu adalah solusi paling efektif dan efisien. baik dari sisi waktu maupun biaya.

Betul bahwa King harus dilayani. Tapi kita harus tetap menjadi sosok yang kritis. Memberikan saran paling baik, solusi paling rasional, dan implementasi solusi paling rendah biaya dengan efektifitas dan efisisensi yang tinggi.

Itu semua bisa membuat kita dekat dengan KING. Jika kita bisa mendekati King, maka kita akan bisa menjadi QUEEN dalam sistem.

BTW Apa itu QUEEN, dan apa keuntungan kita menjadi QUEEN?

QUEEN

Queen adalah “main influencer” dalam sistem. Pembisik utama KING. Yang mengendalikan KING secara tidak langsung.

Bisa jadi QUeen malah bukan wakil direktur atau wakil manajer melainkan tukang sapu atau tukang parkir gedung. Bahkan mungkin malah mahassiwa kerja praktek di perusahaan tersebut. Intinya adalah tempat dimana KING mempercayakan “trust” yang ia miliki.

Queen adalah sosok paling invisible. Seorang marketer sometimes harus tahu dimana “queen” bersembunyi, karena sifatnya yang sangat acak. Misalnya: biasanya kalau di organisasi pemerintahaan, yang menjadi queen adalah istri dari KING.

Queen sering jadi orang di belakang layar atas kegagalan banyak transaksi penjualan, yang sebenarnya (diawal negoisasi) KING sudah setuju.

JOKER

Joker adalah sosok “PALING MENYEBALKAN” dalam sebuah tim.

Joker adalah orang yang paling rendah kemampuan tekniknya, paling tidak efektif kerjanya, paling jelek di segala bidang kerja tim.

TAPI IA terlanjur DIMASUKKAN KE TIM

jOKER ada mungkin karena :
a. salah pilih orang
b. perintah KING [saudaranya king, orang kepercayaannya king, dsb]

Jika dalam sebuah tim ada banyak joker, maka rusaklah sistem
jika dalam sebuah tim ada banyak kartu AS, maka rusaklah sistem

Selanjutnya itu kita harus berhati hati dengan sosok joker, karena bisa jadi sekarang dia JOKER but sometimes dia bisa berubah jadi QUEEN kalau berhasil membangun kedekatan dengan KING.

Kedekatannya dengan KING bisa dibangun dengan keluhan, curhat atau sesuatu yang membuat KING punya empati (rasa kasihan) terhadap JOKER.

Setiap orang dalam organisasi atau tim biasanya memiliki satu tipe diatas. Tapi tidak menutup kemungkinnan memegang dua tipe secara bersamaan Misalnya ada orang bertipe kartu AS sekaligus KING. Maka bisa dipastikan kalau orang tersebut cenderung bekerja “one man show”. Karena dia tidak percaya ada orang yang bisa mengerjakan tugas tersebut.

Kita harus pandai pandai menyiasati bagaimana bersikap dalam oraganisasi. Agar tidak jadi bulan bulanan di Kantor.

Jika anda agak pendiam, maka saya sarankan anda mulai menyusun keahlian agar menjadi AS.

SEbaliknya jika anda adalah orang yang pandai berkomunikasi, maka membangun diri menjadi QUEEN adalah solusi kerja yang bagus diawal.

Bagaimana dengan anda?

« Previous Page